Wamena (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) memperkuat swakelola program pertanian bagi masyarakat delapan kabupaten guna menyukseskan ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan.
Gubernur Papua Pegunungan John Tabo dalam keterangan tertulis di Wamena, Senin, mengatakan program swakelola pertanian harus terus dilakukan oleh Dinas Pangan Pertanian dan Perkebunan untuk membantu meningkatkan hasil bumi masyarakat.
“Dinas Pangan Pertanian dan Perkebunan harus melanjutkan program swakelola pertanian, sehingga membantu meningkatkan hasil produksi petani di delapan kabupaten,” katanya di sela menyerahkan peralatan pertanian, seperti sekop dan pacul kepada gabungan kelompok tani atau Gapoktan Yi Nit Meke Kampung Hubikosi, Distrik Hubikosi, Kabupaten Jayawijaya.
Menurut dia, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis harus memberikan perhatian kepada petani maupun Gapoktan yang bersungguh-sungguh dalam mengelola lahan pertaniannya.
“Kami minta kepada OPD teknis untuk memberikan bantuan secara optimal kepada kelompok tani yang rajin, sementara yang malas untuk dievaluasi kembali, sehingga produksi pertanian Papua Pegunungan terus meningkat,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk anggaran swakelola bagi sektor pertanian dinas teknis harus serius dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara terarah.
“Kami harap dinas teknis jangan main-main untuk membantu pengelolaan sektor pertanian bagi masyarakat supaya ekonomi mereka bisa terus bertumbuh. Kami akan awasi terus mengenai program pertanian tersebut,” katanya.
Dia menambahkan seluruh OPD di lingkup Pemprov Papua Pegunungan untuk mengarahkan seluruh program pembangunan ekonomi kepada rakyat dengan sungguh-sungguh.
“Kami harap perencanaan anggaran di tahun-tahun akan datang harus fokus kepada kesejahteraan masyarakat, Bapperida Papua Pegunungan harus mengarahkan pembangunan kesejahteraan dengan titik fokusnya adalah masyarakat,” ujarnya.





