by

90 Guru Yayasan Indonesia Cerdas Bantu Atasi Kekurangan Guru di Jayawijaya

Wamena – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendapat dukungan 90 tenaga guru dari Yayasan Indonesia Cerdas untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di daerah tersebut.

Para guru tersebut ditempatkan di 137 sekolah jenjang SD dan SMP yang tersebar di wilayah Jayawijaya, termasuk kawasan pelosok yang masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengatakan kerja sama dengan Yayasan Indonesia Cerdas telah berlangsung dalam waktu cukup lama dan kembali dilanjutkan sejak 2025 hingga sekarang.

“Tahun 2025 Yayasan Indonesia Cerdas mengirim 50 tenaga guru dan tahun ini ditambah 40 tenaga guru dari Nusantara untuk membantu memenuhi kebutuhan kekurangan guru di 137 SD-SMP Jayawijaya,” katanya dalam keterangan tertulis di Wamena, dilansir dari Papua, Senin (14/9/2026).

Menurut Atenius, keberadaan para guru dari Yayasan Indonesia Cerdas memberikan dampak positif karena mereka dinilai mampu beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat setempat.

“Guru-guru dari Yayasan Indonesia Cerdas mampu beradaptasi dengan warga sekitar dan mereka mampu berada di tempat tugas dalam jangka waktu lama, sehingga dapat membantu mengajar anak-anak kita,” ujarnya.

Bantu Pendidikan Anak di Pelosok

Atenius menyebut kehadiran guru kontrak tersebut membantu pemerintah daerah memperluas akses pendidikan bagi generasi muda Jayawijaya, terutama anak-anak yang tinggal di wilayah terpencil.

“Kami bersyukur dengan adanya tenaga guru kontrak ini, kekurangan guru yang selama ini dialami dapat diatasi sehingga anak-anak kita di daerah pelosok bisa memperoleh pendidikan dengan baik,” katanya.

Ia menilai keberadaan tenaga pendidik di daerah pelosok menjadi bagian penting dalam mendukung pemerataan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jayawijaya.

Karena itu, Pemkab Jayawijaya berharap masyarakat turut menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi para guru maupun tenaga lainnya yang menjalankan tugas pelayanan di kampung-kampung.

Masyarakat Diminta Jaga Tenaga Pengabdi

Atenius meminta masyarakat di 328 kampung dan empat kelurahan ikut menjaga keberadaan tenaga guru, tenaga kesehatan, serta para pekerja lainnya yang ditugaskan untuk membantu pembangunan daerah.

“Kami berharap masyarakat 328 kampung dan empat kelurahan dapat menjaga tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga lainnya, yang berada di daerah mereka supaya mereka betah dan membantu percepatan pembangunan di Jayawijaya,” katanya.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi salah satu faktor penting agar para tenaga pengabdi dapat bertahan dan menjalankan tugas secara optimal di wilayah penempatan.