Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan kondisi awan tebal hingga udara kabur bakal menyelimuti sebagian besar kota-kota utama di tanah air pada Kamis (3/9/2026).
Prakirawan BMKG Miftah Ali menyampaikan bahwa potensi langit berawan tebal ini berpeluang merata di wilayah Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, seluruh kota di Pulau Jawa, hingga Samarinda.
Selain tutupan awan yang pekat, BMKG mendeteksi adanya potensi fenomena udara kabur di Pekanbaru, Bandar Lampung, Pontianak, dan Palangka Raya, serta gumpalan asap atau kabut tipis di area Banjarmasin.
“Terdapat potensi hujan petir di Tanjung Selor, kemudian potensi hujan ringan di Banda Aceh, Medan, dan Bengkulu,” kata Miftah.
Menyeberang ke kawasan Indonesia bagian timur, Miftah menuturkan adanya ancaman guyuran hujan berintensitas rendah yang berpeluang menyiram sejumlah daerah.
“Untuk bagian timur Indonesia diwaspadai terdapat potensi hujan ringan di Mamuju, Palu, Jayapura, dan Jayawijaya,” ujarnya.
Adapun cuaca cenderung cerah berawan hingga berawan tebal diprediksi akan mendominasi wilayah timur lain seperti Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, dan Merauke.
Di luar faktor curah hujan, BMKG turut mencatat kemunculan udara kabur di wilayah Manokwari serta selimut asap maupun kabut di Nabire.
Miftah Ali menegaskan bahwa gambaran cuaca ini bersifat umum. Bagi warga yang hendak mengupdate informasi kondisi cuaca per jam, masyarakat diimbau rutin mengecek aplikasi Info BMKG atau memantau platform media sosial @infobmkg.












