by

Pemkab Keerom Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Kampung

Merauke — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom, Papua, terus mendorong penguatan ketahanan pangan berbasis kampung. Ketahanan pangan ini dengan melibatkan masyarakat adat, kelompok tani, dan pemerintah dalam mengoptimalkan sektor pertanian sesuai potensi serta kearifan lokal.

Sekretaris Dinas (Sekdis) Pertanian Kabupaten Keerom Daniel Yulianto mengatakan, masyarakat mempunyai peran penting dalam membangun ketahanan pangan dari tingkat kampung, salah satunya melalui pemanfaatan lahan pertanian secara produktif dan berkelanjutan.

“Pada Jumat (25/9/2026) kami melakukan sosialisasi dan pembagian bibit serta penyerahan bantuan sosial kepada 60 petani kelompok merah putih di Kampung Wonorejo PIR IV, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom dimana ini sebagai salah satu upaya penguatan ketahanan pangan,” katanya di Jayapura, dilansir dari Antara, Minggu (27/9/2026).

Menurut Daniel, peningkatan produktivitas pertanian perlu dibarengi dengan penguatan kerja sama antara pemerintah daerah, masyarakat adat, dan kelompok tani.

“Penguatan seperti ini penting dilakukan agar para petani dapat lebih memahami lagi ketahanan pangan berbasis kampung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan peran masyarakat adat menjadi penting karena program tersebut mengusung tema “Masyarakat Adat sebagai Penggerak Lumbung Desa untuk Pangan Berdaulat di Tanah Papua,” pungkasnya.

Melalui konsep tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut mengambil peran dalam mengelola lahan, meningkatkan produksi pertanian, serta menjaga keberlanjutan pangan di tingkat kampung.

“Karena penguatan ketahanan pangan juga membutuhkan kesinambungan program dan pendampingan agar kelompok tani mampu mengembangkan usaha pertanian sesuai potensi wilayah masing-masing,” katanya lagi.

Daniel menambahkan, bantuan pertanian yang diberikan harus dimanfaatkan secara tepat dan produktif sehingga mampu meningkatkan hasil usaha tani sekaligus memberikan manfaat dalam jangka panjang.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani sehingga produksi pertanian meningkat dan pada akhirnya dapat mendukung kemandirian pangan masyarakat di Kabupaten Keerom,” ujarnya.