Merauke – Kontingen Indonesia berpeluang menambah perolehan medali emas pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Sejumlah atlet Merah Putih dijadwalkan bertanding di cabang para atletik, para renang, para panahan, dan para angkat berat.
Cabang para bulu tangkis juga menjadi sorotan karena delapan pertandingan semifinal dijadwalkan berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium.
Perjuangan Indonesia diawali oleh ganda campuran Hikmat Ramdani/Leani Ratri Oktila yang menghadapi pasangan India, Manisha Ramdass/Pramod Bhagat, pada semifinal nomor SL3-SU5 pukul 09.00 waktu Jepang.
Setengah jam berselang, Subhan/Rina Marlina dijadwalkan berhadapan dengan pasangan India Khrisna Nagar/Nithya Sre Sumathy Sivan di semifinal ganda campuran SH6.
Di nomor tunggal putra, Fredy Setiawan akan menghadapi Suhas Lalinakere pada semifinal SL4 pukul 10.00. Berikutnya, Muh Al Imran dijadwalkan melawan Nitesh Kumar dalam semifinal SL3 pada pukul 11.30.
Pertandingan sesama wakil Indonesia juga tersaji di semifinal tunggal putri SL4. Leani Ratri Oktila akan berhadapan dengan Khalimatus Sadiyah pada pukul 12.00. Pada waktu yang sama, Qonitah Ikkhtiar Syakuroh menghadapi wakil China, Zuxian Xiao, di nomor tunggal putri SL3.
Rina Marlina kemudian dijadwalkan bertanding melawan Fengmei Li dari China pada pukul 13.30. Sementara itu, ganda putra Suryo Nugroho/Muh Al Imran akan berhadapan dengan pasangan India Surya Kant Yadav/Naveen Sivakumar pada pukul 16.00.
Peluang Medali dari Panahan dan Atletik
Dari cabang para panahan, pasangan Ken Swagumilang/Teodora Audi Ayudia AF akan menghadapi wakil China pada semifinal beregu campuran compound di Okazaki Chuo Sogo Park Multipurpose Square pukul 12.05.
Jika berhasil melaju ke partai puncak, keduanya dijadwalkan bertanding dalam perebutan medali emas pada pukul 12.55. Adapun pertandingan perebutan medali perunggu berlangsung lebih dahulu, yakni pukul 12.30.
Peluang Indonesia untuk meraih medali juga terbuka melalui cabang para atletik yang menggelar sejumlah pertandingan final di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium.
Muhammad Ridho Alfares Putra akan tampil pada final lompat jauh putra T36 pukul 10.45. Memasuki sesi petang, Helin Wardina dijadwalkan mengikuti final lari 100 meter putri T37/T38 pada pukul 18.22, disusul Vitasari di final 200 meter putri T36 pukul 18.38.
Fauzi Purwolaksono akan berlaga pada final lempar lembing putra F56/F57 pukul 18.45. Berikutnya, Lia Priyanti tampil di final tolak peluru putri F42-44/F62/F64 pada pukul 19.47, sedangkan Jaenal Aripin mengikuti final lari 400 meter putra T54 pukul 20.00.
Sebelum memasuki babak final, Figo Saputra dan Taufik Abdul Karim terlebih dahulu dijadwalkan mengikuti penyisihan lari 400 meter putra pada klasifikasi T47 dan T11.
Angkat Berat dan Renang Lengkapi Agenda
Di cabang para angkat berat, Siti Mahmudah akan berjuang pada final kelas hingga 86 kilogram putri yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.00. Dua atlet Indonesia lainnya, Elsa Dwi Saputri dan Sriyanti, dijadwalkan mengikuti final kelas di atas 86 kilogram putri pada pukul 18.00.
Sementara itu, cabang para renang menggelar sejumlah pertandingan final sejak sore hingga malam. Salah satu atlet Indonesia yang dijadwalkan tampil adalah Abdil Majid Rahman pada final 100 meter gaya dada putra SB7 pukul 17.18.
Selain cabang-cabang tersebut, Indonesia juga masih memiliki agenda pertandingan di para tenis meja. Tiga pasangan Merah Putih dijadwalkan tampil pada perempat final ganda campuran, yakni Barce Layaba/Leli Marlina, Yayan Gunaya/Osrita Muslim, serta Kusnanto/Hamida.
Pada cabang boccia, tim Indonesia yang diperkuat Felix Ardi Yudha, Gischa Zayana, dan Muhamad Syafa akan menghadapi Hong Kong pada pukul 09.30. Mereka kemudian dijadwalkan bertemu Malaysia pada pukul 15.20 dalam pertandingan penyisihan Grup A beregu campuran BC1/BC2.
Seluruh jadwal pertandingan tersebut menggunakan waktu Jepang, yang dua jam lebih cepat dibandingkan Waktu Indonesia Barat (WIB). Dengan agenda padat di berbagai cabang olahraga, kontingen Indonesia memiliki sejumlah kesempatan untuk menambah raihan medali di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.




