Merauke – Wali Kota Sorong Septinus Lobat mendorong pengembangan Gerbang Saoka sebagai pusat pelatihan dan pembinaan sumber daya manusia (SDM) Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua. Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan gereja sekaligus menyiapkan generasi penerus untuk melanjutkan pelayanan pada masa mendatang.
“Pusat pembinaan ini diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus mempersiapkan generasi penerus gereja,” kata Septinus saat menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 GKI di Tanah Papua di kawasan reklamasi Sorong Modern City (SMC), Kota Sorong, Senin.
Septinus mengajak warga GKI serta para kepala daerah yang memiliki latar belakang GKI untuk bersama-sama mendukung rencana pengembangan Gerbang Saoka. Kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi tempat pembinaan bagi pendeta, hamba Tuhan, dan jemaat.
Ia menyebutkan, rencana itu telah dikomunikasikan dengan Ketua Sinode GKI di Tanah Papua. Pembentukan pusat pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan SDM gereja agar mampu meneruskan pelayanan secara berkelanjutan.
Menurut Septinus, realisasi rencana tersebut membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah, Sinode GKI, dan klasis-klasis di Tanah Papua. Kolaborasi antarpihak diperlukan agar program pelatihan dan pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Sinergi antarpihak diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pelatihan dan pembinaan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Selain mendorong pengembangan pusat pembinaan, Septinus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sorong untuk memberikan perhatian kepada GKI di Tanah Papua maupun denominasi gereja lainnya.
Ia menilai lembaga keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan iman, kasih, kepedulian, dan kedamaian.
Dalam kesempatan tersebut, Septinus juga menyampaikan rasa syukur atas perjalanan pelayanan GKI di Tanah Papua yang telah mencapai usia 70 tahun. Ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga kebersamaan serta memperkuat semangat pelayanan di tengah masyarakat.
Ibadah Syukur HUT ke-70 GKI di Tanah Papua mengusung tema “70 Tahun Bersyukur, Peduli dalam Kasih dan Keadilan, Bersaksi Hadirkan Damai”.
Septinus mengatakan, peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pelayanan gereja, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperluas kontribusi bagi kehidupan masyarakat di Tanah Papua.






