Merauke – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua, menerima sertifikat hak pakai untuk tiga objek tanah bangunan Kantor Distrik Biak Barat serta satu bidang tanah SD Inpres Komboy, Distrik Warsa, dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kamis (24/9/2026).
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Biak Numfor Gunadi mengatakan, penyerahan sertifikat tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2026. Sertifikat diserahkan Bupati Biak Numfor Markus Octovianus Mansnembra atas nama Menteri ATR/BPN.
“Puji Tuhan hari ini Kamis 24 September 2026 bertepatan dengan hari Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional kami mewakili Pemkab Biak Numfor menerima sertifikat tanah bangunan Distrik Biak Barat dan SD Inpres Komboy yang diserahkan langsung Bupati Markus Octovianus Mansnembra atas nama Menteri Agraria dan Tata Ruang,” kata Gunadi seusai penerimaan sertifikat tanah pemda di Biak, dikutip Antara, Kamis (24/9/2026).
Menurut Gunadi, penyerahan sertifikat tersebut menambah daftar aset tanah milik Pemkab Biak Numfor, khususnya yang digunakan untuk bangunan pemerintahan dan fasilitas pendidikan.
Pemkab Biak Numfor juga berencana melanjutkan proses sertifikasi terhadap sejumlah aset tanah dan bangunan milik pemerintah daerah sepanjang 2026.
“Harapan kami dari Pemkab Biak Numfor terus melindungi aset kepemilikan tanah dan bangunan dengan sertifikat supaya dapat terlindungi secara hukum dengan bukti sertifikat,” katanya.
Kepala Kantor ATR/BPN Biak Numfor Suhendar menyampaikan bahwa pihaknya telah menerbitkan sertifikat tanah bagi sejumlah pemohon sepanjang 2026. Penerima sertifikat tersebut tidak hanya pemerintah daerah, tetapi juga lembaga keagamaan dan masyarakat.
Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Markus Octovianus Mansnembra bertepatan dengan pelaksanaan upacara peringatan HANTARU 2026.
“Penerbitan sertifikat tanah kepada pemohon pemerintah daerah, lembaga keagamaan dan masyarakat sebagai wujud nyata pelayanan pemerintah,” katanya.






