Merauke – Peneliti Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI), Annas Fitrah Akbar, mendorong pengembangan potensi budaya Kampung Wanam dilakukan secara terencana dan berkelanjutan
Pembangunan Merauke Buka Peluang Besar, OAP Didorong Jadi Pemain Ekonomi
MERAUKE — Perkembangan kawasan pangan, pembangunan infrastruktur, dan berbagai program pemerintah di Kabupaten Merauke membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Momentum tersebut
Tag: MPSI
81 Tahun Indonesia Merdeka, MPSI Dorong Pembangunan Papua Sesuai Kebutuhan Rakyat
Merauke – Peringatan 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan untuk melihat kembali perkembangan pembangunan di Papua. Sejumlah kemajuan mulai dirasakan masyarakat,
MPSI: Momentum HUT RI ke-81, Saatnya Merauke Tumbuh Bersama Masyarakat Adat
Merauke – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk memastikan geliat pembangunan di Papua Selatan, khususnya Merauke,
Masyarakat Muting Minta 2.000 Hektare Cetak Sawah, MPSI: Jangan Cuma Buka Lahan
Jakarta – Masyarakat adat Distrik Muting, Kabupaten Merauke, menggelar aksi damai menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan pembangunan pertanian. Mereka mengusulkan program Cetak Sawah
Jangan Hanya Akui Masyarakat Adat, Lindungi Ekosistemnya
Oleh: Noor Azhari, Direktur Eksekutif Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) Indonesia tidak kekurangan aturan untuk berbicara tentang lingkungan hidup. Persoalan yang
Menjaga Persatuan dan Memperkuat Pelibatan Masyarakat dalam Pembangunan Merauke
MERAUKE — Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) bertemu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Merauke, Sukito, untuk membahas dinamika pembangunan, kehidupan
Pembangunan Merauke Buka Peluang Besar, OAP Didorong Jadi Pemain Ekonomi
MERAUKE — Perkembangan kawasan pangan, pembangunan infrastruktur, dan berbagai program pemerintah di Kabupaten Merauke membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Momentum tersebut
DPMK Merauke: Masyarakat Adat Harus Menjadi Pelaku Pembangunan di Wanam
MERAUKE — Masyarakat adat harus ditempatkan sebagai pelaku pembangunan dan memperoleh manfaat langsung dari pengembangan kawasan pangan di Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten







