by

3 Nelayan Hilang di Muara Kali Mooi Merauke, Tim SAR Dikerahkan

Merauke – Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari tiga nelayan yang dilaporkan hilang di sekitar Muara Kali Mooi, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.

Kepala SAR Merauke Rudi mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, ketiga nelayan tersebut berangkat menggunakan speedboat pada Sabtu pagi (19/9/2026). Mereka menuju kawasan muara untuk memeriksa jaring yang telah dipasang.

Ketiga nelayan itu masing-masing Frederikus Yolmen (23), Andreas Koboon (24), dan Abelbertus Game Yolmen (14). Hingga malam hari, ketiganya tidak kunjung kembali.

Masyarakat kemudian melakukan pencarian secara mandiri di sejumlah wilayah, mulai dari Pulau Mooi, Kampung Konorau, hingga Distrik Waan. Namun, upaya tersebut belum menemukan keberadaan ketiga nelayan sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Polsek Kimam.

Laporan tersebut selanjutnya diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke pada Senin (21/9). Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung dibentuk untuk melakukan operasi pencarian.

Tim SAR dari Pos SAR Okaba bersama personel Kantor SAR Merauke kemudian bergerak menuju Last Known Position (LKP) yang menjadi titik terakhir keberadaan ketiga nelayan.

Lokasi tersebut diperkirakan berjarak sekitar 240 kilometer dari Kantor SAR Merauke dengan arah heading 273,31° atau menuju barat. Perjalanan menuju lokasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 20 jam melalui jalur laut.

Tim SAR Merauke diperkirakan mencapai lokasi kejadian pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 10.18 WIT. Dalam operasi tersebut, tim membawa sejumlah peralatan pendukung, antara lain Rigid Buoyancy Boat (RBB), Sea Reader, serta perangkat komunikasi.

“Kondisi cuaca di lokasi operasi saat ini dilaporkan cerah berawan dengan angin berhembus dari arah Tenggara ke Selatan berkecepatan 16–27 km/jam,” ujar Rudi.