Merauke – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat terus menjaga keandalan pasokan listrik di Merauke, Papua Selatan, guna mendukung aktivitas ekonomi, bisnis, dan sektor pariwisata, termasuk kebutuhan operasional perhotelan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat Roberth Rumsaur mengatakan, kesiapan infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang perkembangan ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut.
“Seperti beberapa waktu lalu kami melakukan pelayanan pasang baru berdaya 555 kilovolt ampere (kVA) untuk salah satu Hotel di Jalan Raya Mandala, Kabupaten Merauke,” katanya dikutip dari Antara, Selasa (22/9/2026).
Menurut Roberth, layanan penyambungan listrik tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menyediakan infrastruktur kelistrikan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, khususnya dari sektor bisnis dan pariwisata.
“Kami akan terus menjaga keandalan sistem kelistrikan agar kebutuhan pelanggan, khususnya pelanggan bisnis dan komersial, dapat terpenuhi dengan baik,” ujar dia.
Ia mengatakan dukungan terhadap kebutuhan listrik pelanggan bisnis merupakan bentuk nyata PLN dalam memperkuat infrastruktur yang dibutuhkan untuk mengembangkan ekosistem usaha dan pariwisata di Merauke.
Saat ini, sistem kelistrikan Merauke memiliki daya mampu sebesar 45,04 megawatt (MW). Sementara beban puncak tercatat 33 MW dengan cadangan daya mencapai 12,04 MW.
“Adapun sistem kelistrikan di Merauke saat ini memiliki daya mampu sebesar 45,04 megawatt (MW) dengan beban puncak 33 MW dan cadangan daya 12,04 MW,” katanya.
Roberth menambahkan, ketersediaan daya tersebut menjadi salah satu modal pendukung bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam mengembangkan aktivitas ekonomi di Merauke.
“Kami juga terus berkomitmen memberikan pelayanan kelistrikan yang andal, mudah, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.












