by

Papua Barat Siapkan Rp57 Miliar untuk Program Papua Barat Cerdas

Merauke – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menganggarkan Rp57,06 miliar melalui program Papua Barat Cerdas untuk membantu pembiayaan pendidikan bagi 10.872 siswa SMA/SMK dan mahasiswa perguruan tinggi. Bantuan tersebut mencakup penyediaan seragam sekolah, beasiswa prestasi akademik, hingga dukungan biaya pendidikan dari jenjang diploma sampai doktoral.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengatakan program tersebut dirancang untuk menjangkau peserta didik di berbagai jenjang pendidikan, termasuk mahasiswa yang menempuh pendidikan profesi dan keahlian khusus.

“Total penerima program Papua Barat Cerdas sebanyak 10.872 peserta didik jenjang SMA/SMK maupun mahasiswa,” kata Dominggus dilansir dari Antara, Senin (12/10/2026).

Dari sejumlah bantuan yang disiapkan, alokasi terbesar ditujukan kepada 2.351 mahasiswa program sarjana (S1) umum dengan total anggaran Rp23,51 miliar. Setiap penerima berhak memperoleh bantuan Rp10 juta setelah memenuhi persyaratan, termasuk memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 2,75.

Dominggus menjelaskan, bantuan untuk mahasiswa S1 umum menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi dengan ketentuan IPK tersebut. Sementara itu, mahasiswa yang memiliki IPK di bawah batas minimal menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten.

“Provinsi hanya menangani bantuan pendidikan S1 umum dengan IPK minimal 2,75. Kalau IPK di bawah itu, jadi tanggung jawab kabupaten,” katanya.

Selain bantuan perguruan tinggi, Pemprov Papua Barat mengalokasikan Rp12,81 miliar untuk pengadaan seragam bagi 4.691 siswa. Jumlah tersebut terdiri atas 3.424 siswa SMA dan 1.267 siswa SMK. Masing-masing siswa SMA menerima bantuan Rp3 juta, sedangkan siswa SMK memperoleh Rp2 juta.

Program ini juga menyediakan beasiswa prestasi akademik senilai Rp9,39 miliar bagi 3.505 siswa SMA dan SMK sederajat. Setiap siswa mendapatkan bantuan sebesar Rp2.678.500.

“Penerima beasiswa prestasi yaitu 2.450 siswa SMA dengan total anggaran Rp6,56 miliar dan 1.055 siswa SMK senilai Rp2,83 miliar,” kata Dominggus.

Untuk pendidikan kedokteran, pemerintah provinsi mengalokasikan Rp1,06 miliar bagi 106 mahasiswa. Selain itu, tersedia anggaran Rp2,8 miliar bagi 28 mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi dokter atau koas.

Bantuan pendidikan juga diberikan kepada mahasiswa program diploma tiga (D3), dengan total anggaran Rp133 juta untuk 19 penerima. Masing-masing mahasiswa mendapatkan bantuan Rp7 juta.

Pada jenjang pascasarjana, Pemprov Papua Barat menyiapkan Rp2,62 miliar bagi 131 mahasiswa S2 serta Rp1,14 miliar untuk 38 mahasiswa S3. Pemerintah daerah turut menyediakan bantuan khusus bagi dua peserta pendidikan pilot dengan total anggaran Rp2 miliar atau Rp1 miliar untuk setiap peserta.

Dukungan pendidikan juga mencakup satu mahasiswa yang menempuh studi di luar negeri dengan bantuan sebesar Rp1,60 miliar.

Dominggus menyebut program Papua Barat Cerdas secara keseluruhan mencakup 12 kategori bantuan pendidikan. Sasaran program meliputi siswa sekolah menengah, mahasiswa perguruan tinggi, peserta pendidikan profesi, hingga penerima yang mengikuti pendidikan keahlian khusus.