by

Pemprov Papua Dorong Keberlanjutan Program TEKAD, Ekonomi Kampung Jadi Prioritas

Merauke – Pemerintah Provinsi Papua menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat setelah masa dukungan program berakhir pada 2027.

Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Pengembangan Masyarakat Adat dan Budaya, Matias B. Mano, mengatakan pembangunan Papua perlu dimulai dari kampung dengan mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki masyarakat.

“Pada Kamis (15/10/2026), kami menggelar pembukaan Rapat Koordinasi Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) Provinsi Papua 2026 di mana hal ini dilakukan untuk mengevaluasi capaian program sekaligus memastikan keberlanjutan penguatan ekonomi masyarakat kampung setelah masa dukungan program berakhir pada 2027,” katanya dilansir dari Antara, Minggu (18/

Menurut Matias, kampung memiliki peran strategis karena tidak hanya menjadi wilayah administratif, tetapi juga pusat kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat Papua. Karena itu, pelaksanaan program TEKAD perlu diarahkan agar manfaatnya tidak berhenti ketika periode dukungan program selesai.

“Oleh karena itu pelaksanaan program TEKAD tidak boleh hanya berorientasi pada kegiatan selama masa dukungan berlangsung, tetapi juga harus memastikan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat setelah program berakhir,” ujarnya.

Untuk memastikan hal tersebut, Pemprov Papua meminta perangkat daerah terkait, pemerintah kabupaten, tim koordinasi, serta fasilitator melakukan evaluasi terhadap capaian program. Evaluasi juga diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul selama pelaksanaan di lapangan.

“Evaluasi tersebut diperlukan untuk memastikan pengetahuan, keterampilan, kelembagaan ekonomi, dan praktik baik yang telah dibangun melalui program TEKAD dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kampung,” katanya.

Matias menambahkan, penguatan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah juga menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan program. Pembagian peran yang jelas serta dukungan lanjutan diperlukan agar kegiatan yang telah berjalan tidak kehilangan arah atau terhenti setelah masa pendampingan berakhir.

“Penguatan ekonomi kampung harus sejalan dengan visi pembangunan Provinsi Papua, yakni mewujudkan transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmonis atau Papua Cerah,” ujarnya.

Pemprov Papua berharap program TEKAD dapat terus memperkuat kapasitas masyarakat, mengembangkan kelembagaan ekonomi kampung, serta mengoptimalkan potensi lokal sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan Papua yang berkelanjutan.

Angle berita (dua kalimat): Pemprov Papua mendorong keberlanjutan Program TEKAD agar penguatan ekonomi masyarakat kampung tetap berjalan meskipun masa dukungan program berakhir pada 2027. Evaluasi capaian, pengembangan kapasitas masyarakat, dan koordinasi pemerintah pusat serta daerah menjadi langkah yang ditekankan untuk menjaga manfaat program dalam jangka panjang.