Merauke – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Merauke, David B. Kainakaimu, mengajak generasi muda Papua Selatan menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai landasan untuk berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Ajakan itu disampaikan David saat memimpin pembacaan ikrar Sumpah Pemuda yang diikuti peserta Dialog Kebangsaan di RKD Coffee, Merauke, Rabu (28/10/2026).
Dialog bertema “Sumpah Pemuda, Suara Pemuda Papua: Mendorong Pemuda Lokal Menjadi Pelaku Pembangunan” tersebut diselenggarakan Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.
David menilai semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 1928 perlu diwujudkan melalui tindakan konkret. Momentum peringatan Sumpah Pemuda, menurutnya, dapat menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengevaluasi peran mereka dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mendorong pemuda agar lebih memahami kebijakan dan program pembangunan pemerintah. Dengan pemahaman tersebut, generasi muda diharapkan mampu menyampaikan gagasan, memberikan masukan, serta menjalankan fungsi pengawasan secara konstruktif agar pembangunan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
David juga menekankan pentingnya pemerataan manfaat pembangunan hingga ke wilayah perkampungan. Peningkatan infrastruktur, pelayanan dasar, dan kesempatan ekonomi perlu menjadi perhatian agar masyarakat di kampung-kampung turut merasakan hasil pembangunan.
Menurutnya, penggunaan anggaran publik juga harus memberikan manfaat yang sepadan bagi masyarakat. Karena itu, keterlibatan pemuda diperlukan untuk mendorong pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan warga.
Dorong Pengembangan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal
Di sektor ekonomi, David menyoroti potensi kelapa dan pengolahan kopra sebagai peluang usaha bagi masyarakat pesisir Merauke.
Ia mengajak generasi muda lebih jeli melihat potensi sumber daya lokal dan terlibat dalam kegiatan produktif yang mampu meningkatkan nilai tambah komoditas. Pengembangan usaha berbasis potensi daerah diharapkan dapat membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Menurut David, pengalaman berorganisasi, jejaring antarkomunitas, serta dukungan para senior dapat dimanfaatkan untuk memperluas pendampingan masyarakat dan membuka kesempatan usaha.
Kolaborasi tersebut juga dinilai penting untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat, sehingga pemuda tidak hanya menjadi peserta dalam kegiatan pembangunan, tetapi turut mengambil peran dalam menciptakan peluang ekonomi di daerahnya.
Perkuat Karakter dan Pengabdian Pemuda
Selain menyoroti pembangunan ekonomi, David mengingatkan pentingnya pembinaan karakter generasi muda. Ia menilai penyalahgunaan minuman keras perlu dihindari karena dapat menghambat pendidikan, pengembangan keterampilan, dan memicu persoalan sosial.
Sebagai contoh kegiatan positif, David membagikan pengalamannya mendampingi latihan sepak bola bagi anak-anak muda di kampung. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan melalui olahraga sekaligus sarana mengembangkan potensi, membangun disiplin, dan mempererat kebersamaan.
Ia juga mendorong organisasi kepemudaan memperluas kegiatan pengabdian hingga ke wilayah perkampungan. Bentuknya dapat berupa pendampingan masyarakat adat, kegiatan pendidikan bagi anak-anak, serta pengembangan usaha yang memanfaatkan potensi setempat.
David berharap generasi muda Merauke semakin termotivasi untuk menyelesaikan pendidikan, meningkatkan keterampilan, menjaga persatuan, dan memperkuat kepedulian sosial.
Menurutnya, bekal pendidikan, karakter, dan pengalaman berorganisasi menjadi modal penting bagi pemuda untuk mengambil bagian dalam pembangunan serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Merauke dan Papua Selatan.
Melalui momentum Sumpah Pemuda, ia mengajak generasi muda tidak berhenti pada peringatan seremonial, tetapi terus membuktikan komitmen kebangsaan melalui karya, kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat.












