Merauke – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan program revitalisasi 214 sekolah di Provinsi Papua pada 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan dan memperluas pemerataan layanan belajar.
“Program revitalisasi satuan pendidikan menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus memperluas akses terhadap fasilitas belajar yang layak,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat meninjau pembangunan ruang kelas di SMA Negeri 2 Jayapura, Papua, Senin (19/10/2026).
Abdul Mu’ti menjelaskan, sebanyak 214 sekolah di Provinsi Papua telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk mengikuti program revitalisasi pada 2026. Total anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai Rp208,56 miliar.
“Pemerataan pembangunan fasilitas pendidikan menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan peserta didik di Papua memperoleh kesempatan belajar dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai,” kata Abdul Mu’ti dikutip Antara, Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, peningkatan fasilitas pendidikan menjadi salah satu langkah untuk memperbaiki kualitas layanan belajar, terutama di wilayah timur Indonesia. Dengan sarana dan prasarana yang lebih memadai, peserta didik diharapkan dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dalam lingkungan yang layak dan nyaman.
“Pemerintah terus mendorong pelaksanaan program revitalisasi agar pembangunan fasilitas pendidikan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi satuan pendidikan penerima bantuan,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMA Negeri 2 Jayapura, Lea Ansanai, menyampaikan apresiasi atas bantuan revitalisasi sebesar Rp2,09 miliar yang diterima sekolahnya dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk membangun tiga ruang kelas baru dengan konstruksi dua lantai serta merehabilitasi empat ruang kelas lainnya,” kata Lea Ansanai.
Lea berharap pembangunan ruang kelas baru dan perbaikan ruang kelas yang ada dapat menunjang kelancaran proses belajar mengajar. Peningkatan fasilitas tersebut juga diharapkan membuat peserta didik dan tenaga pendidik lebih nyaman dalam menjalankan kegiatan pendidikan.
Melalui program revitalisasi ini, pemerintah berupaya memperkuat pemerataan infrastruktur pendidikan di Papua sekaligus mendukung tersedianya lingkungan belajar yang lebih baik bagi para siswa.






