Merauke – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mendorong para kepala daerah di wilayahnya memperkuat dukungan terhadap Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam mengoptimalkan penghimpunan dan penyaluran zakat. Upaya tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan partisipasi aparatur sipil negara (ASN) Muslim dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi.
Gubernur Papua Matius D Fakhiri menyampaikan dorongan tersebut saat menerima jajaran pengurus BAZNAS Provinsi Papua di Gedung Negara Dok V, Jayapura.
Menurut Fakhiri, dukungan dari pemerintah kabupaten dan kota diperlukan agar pelaksanaan tugas BAZNAS dalam mengumpulkan serta menyalurkan zakat dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Ia juga berharap berbagai program BAZNAS dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Papua.
“Saya berpesan kepada kepala daerah yang ada di bawah pemerintahan Provinsi Papua untuk terus mendukung BAZNAS Provinsi Papua,” kata Fakhiri dikutip dari laman Resmi Pemprov Papua, Selasa (29/9/2026).
Ia menilai pengelolaan zakat tidak hanya berkaitan dengan penghimpunan dana, tetapi juga bagaimana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, termasuk generasi muda. Karena itu, Fakhiri mendorong agar pelaksanaan program BAZNAS tidak terpusat di wilayah tertentu, melainkan menjangkau seluruh daerah di Provinsi Papua.
“Sebagai gubernur, saya merasa terpanggil juga untuk bagaimana BAZNAS di Provinsi Papua harus bisa melaksanakan tugas-tugas mulia ini untuk mengumpulkan zakat,” ujarnya.
BAZNAS Koordinasikan Penghimpunan Zakat ASN
Ketua BAZNAS Provinsi Papua H. Achmad Jaenuri mengatakan pihaknya telah menyampaikan laporan kepada gubernur mengenai perkembangan penghimpunan dan pendistribusian zakat selama periode Januari hingga Agustus 2026.
Selain menyampaikan laporan, BAZNAS Papua terus membangun koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta jajaran BAZNAS di daerah. Salah satu fokus koordinasi tersebut adalah mendorong optimalisasi penghimpunan zakat dari ASN Muslim.
Jaenuri mengatakan penguatan koordinasi diperlukan agar potensi zakat di lingkungan pemerintahan dapat dikelola secara lebih optimal sekaligus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Siapkan Rakernas BAZNAS
BAZNAS Provinsi Papua juga tengah mempersiapkan keikutsertaan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dijadwalkan berlangsung pada 13–16 Oktober 2026.
Berbagai masukan dari Pemerintah Provinsi Papua akan menjadi bahan dalam pembahasan untuk memastikan program nasional BAZNAS dapat diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan masyarakat di Papua.
Pemprov Papua berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS terus diperkuat sehingga penghimpunan zakat semakin optimal dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Papua.











